10 Jenis Terapi Autisme

Akhir-akhir ini bermunculan berbagai cara / obat / suplemen yang ditawarkan dengan iming-iming bisa menyembuhkan autisme. Kadang-kadang secara gencar dipromosikan oleh si penjual, ada pula cara-cara mengiklankan diri di televisi / radio / tulisan-tulisan.
Para orang tua harus hati-hati dan jangan sembarangan membiarkan anaknya sebagai kelinci percobaan. Sayangnya masih banyak yang terkecoh , dan setelah mengeluarkan banyak uang menjadi kecewa oleh karena hasil yang diharapkan tidak tercapai.
Dibawah ini ada 10 jenis terapi yang benar-benar diakui oleh para professional dan memang bagus untuk autisme. Namun, jangan lupa bahwa Gangguan Spectrum Autisme adalah suatu gangguan proses perkembangan, sehingga terapi jenis apapun yang dilakukan akan memerlukan waktu yang lama. Kecuali itu, terapi harus dilakukan secara terpadu dan setiap anak membutuhkan jenis terapi yang berbeda. Continue reading

Bawang Berlian Terbukti Sebagai Obat Segala Penyakit

Menyeduh, merebus dengan api kecil, atau konsumsi dalam bentuk kapsul, pilihan menjemput khasiat bawang sabrang.

Dalam mitologi Yunani, Dewi Panasea dipercaya sebagai dewi yang mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit dan memperpanjang umur. Oleh karena itu panasea menjadi sebutan untuk obat yang dapat menyembuhkan aneka penyakit. Bagi warga Pulau Kalimantan, sosok panasea itu bukanlah seorang dewi, melainkan umbi bawang berlian Eleutherine americana.

Bawang berlian terbukti secara empiris mampu menyembuhkan berbagai penyakit seperti diabetes mellitus, mioma, dan mag. Hasil penelitian Alia Mustika Nur, alumnus Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), menunjukkan umbi tanaman anggota famili Iridaceae itu mengandung senyawa naphtokuinones dan turunannya seperti elecanacine, eleutherine, eleutherol, dan eleuthernone. Naphtokuinones dikenal ampuh sebagai antikanker, antioksidan, antimikroba, anticendawan, antivirus, dan antiparasitik.
Continue reading

Tunggu Tiga Purnama

Bawang berlian juga kondang di mancanegara. Voravuthikunchai dari Fakultas Sains, Prince of Songkla University, Thailand, menyatakan bawang berlian lazim digunakan dalam masakan tradisional, misalnya sebagai bahan salad.

Panen ideal bawang berlian pada umur 3-4 bulan saat kadar senyawa aktif optimal.

hal 20 21 4 200 200 Tunggu Tiga Purnama hal 20 21 3 200 200 Tunggu Tiga Purnama

Elmer Drew Merrill menyematkan nama ilmiah Eleutherine americana untuk bawang berlian. Ahli botani dari Amerika Serikat itu meminjam kata eleuthera dari bahasa Yunani yang berarti gratis. Adapun nama spesies americana mengacu pada asal bawang berlian yakni Brasil dan Bolivia di benua Amerika.

Menurut ahli Farmakologi dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Dr Sukrasno MSi, eleutherine terdapat secara khusus pada bawang berlian. Artinya senyawa aktif itu hanya terdapat pada bawang berlian sehingga turut menyumbang nama genus tanaman itu.

Tiga bulan

Saat ini keruan saja, bawang berlian bukan herbal gratisan, meski harganya juga tak semahal berlian. Pekebun di Bogor, Jawa Barat, Ali Rahman, menjual sekilo bawang berlian segar Rp60.000. Semahal apapun, bagi banyak pasien diabetes mellitus, mag, atau stroke bawang berlian tak ubahnya penyelamat. Umbi tanaman anggota famili Iridaceae itu menjadi panasea alias obat beragam penyakit karena mengandung aneka senyawa aktif seperti triterpenoid dan kuinon. Continue reading

Bawang Dayak Anti Kanker

Bawang dayak memang memiliki beragam khasiat. Salah satu penelitian oleh Himawan Budityastomo dari Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah memperlihatkan pemakaian bawang dayak mampu membantu mengobati penyakit kanker serviks uteri sebagai penyebab kematian terbesar pada wanita di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Bawang dayaksejak lama secara empiris digunakan oleh berbagai masyarakat tradisional sebagai obat antikanker. Riset ilmiah membuktikan ekstrak bawang dayak dapat menurunkan tingkat ekspresi Cyclin-E sel kanker serviks uteri HeLa (HPV High Risk type) secara signifikan secara in vitro alias memakai sel tubuh. Continue reading

October 9, 2012Permalink 2 Comments

Bawang Berlian Umbi Pereda Autisme

bawang berlian Bawang Berlian Umbi Pereda Autisme Bawang dayak membantu penderita autis yang hiperaktif menjadi lebih tenang dan mudah berkonsentrasi.

Pagi itu Chusnur Ismiati mengajak anaknya, Rahardika Teguh Hendrarto, memasak nasi goreng di dapur. Chusnur menyediakan semua bahan nasi goreng seperti nasi, bawang merah, bawang putih, dan cabai. Sementara Dika-sapaan putranya-menjadi kokinya. Ia menghaluskan bumbu, kemudian menggorengnya bersama nasi. Beberapa saat kemudian, nasi goreng buatan Dika tersaji di meja makan. Chusnur lalu mencicip sesendok makan. “Nasi goreng racikan Dika cukup enak,” ujarnya. Continue reading

October 4, 2012Permalink 4 Comments

Bawang Berlian Stop Suntik Insulin

Aliyah Muhdi akhirnya berhenti menyuntik insulin setelah rutin mengonsumsi ekstrak bawang berlian.

Bawang berlian bukan jenis bawang dari famili Liliaceae seperti bawang merah dan bawang putih, tapi anggota famili IridaceaeAliyah Muhdi menggantungkan kesehatan pada insulin untuk mengontrol gula darah yang membubung. Menjelang tidur, ia meraih alat suntik mirip pena dan menyuntikkan di lengan kiri. Dosis sekali suntik 14 unit dengan durasi 6-10 detik. Perempuan 44 tahun itu menyuntikkan insulin ke lengan secara bergantian setiap malam. Bila malam ini ia menyuntik di lengan kiri, maka esok malam di lengan kanan begitu seterusnya.

Lokasi penyuntikan insulin harus bergantian karena menyuntik insulin di daerah yang sama merangsang perlemakan dan menyebabkan gangguan penyerapan insulin. Jika tiba giliran menyuntik di lengan kanan, Aliyah tak lagi sanggup melakukannya sendiri. Sebab, dokter mengamputasi ibu jari kiri dampak diabetes mellitus. Ibu jari tangan kirinya luka dan bernanah pada pengujung 2011. Continue reading

Bawang Berlian Lenyapkan Mioma

“Mioma di rahim sudah berukuran 8,5 cm x 6 cm. Ini harus segera diangkat.”

Itu saran dokter spesialis kandungan dan kebidanan di rumahsakit di Kota Tangerang, Provinsi Banten, kepada Heriyani. Mioma itu terdeteksi ketika Heriyani di Gadingserpong, Tangerang, melakukan general check up rutin tahunan. “Saya tidak merasa gejala apa-apa. Namun, hasil USG (ultrasonografi, red) menunjukkan ada benjolan di rahim,” katanya. Heriyani yang takut operasi, hanya membiarkan benjolan itu hingga 3 tahun. Continue reading